Tau kah Anda sejarah batik Indramayu?
Menurut arsip Pemerintah Indramayu begini katanya...(monggo...^^)
Batik Indramayu sering juga disebut Batik Dermayon, tergolong batik pesisir. Baitk pesisir yang lebih dikenal adalah Batik Pekelomgan, batik
Batik Tradisional Indramayu memiliki cirri khas tersendiri, corak-coraknya yang khas tidak dijumpai pada batik daerah lain walaupun ada kesamaan dalam hal ragam dan hias dengan batik lain,
Dalam hal motif dan warna batik, nyata sekali perbedaannya antara batik Indramayu dengan batik
Pembuatan batik Indramayu diperkirakan sudah dimulai pada kerajaan Demak (tahun 1527), karena banyak pengrajin dari Lasem yang hijrah ke Indramayu. Oleh karena itu batik Indramayu ada yang hampir sama motifnya dengan motif Lasem yang didalamnya sudah dipengaruhi oleh motif Cina. Meskipun begitu, batik dari Jawa Tengah ini masuk ke Indramayu melalui perantara pedagang-pedagang, yang mondar-mandir antara Jepara dan Banten.
Ki Gede Trusmi dan Ki Gede Pengging (kebo Kenanga) adalah murid Syekh Lemahabang. Mungkin banyak oaring-orang dari Pengging-Solo yang hijrah ke Trusmi dan disana mereka mengembangkan industry batik sampai sekarang.
Dengan demikian, dapatlah kita pastikan bahwa indutri batik di Indramayu sudah berkembang sejak zaman Demak, sedangkan di
Terlepas dari polemik siapa yang lebih dahulu menguasai seni batik beserta jenis ragam hiasnya, daerah
Yang menarik adalah corak batik kedua daerah tersebut mempunyai perbedaan yang besar selain berapa kesamaan. Ciri ragam hias batik Indaramayu adalah ungkapan rupa yang datar, lugas, berdasarkan makna perlambangan, aturan tertentu, pola penggambaran perspektif seperti lukisan, karakter garis lurus dan detail, warna khas kuning
Lazimnya masyarakat di Indramayu menciptakan interaksi social budaya yang harmonis dengan penduduk local, dapat dilihat dari perpaduan dalam ragam hias batik lokal dengan budaya Cina. Kain-kain batik Indramayu pada dasarnya tidak memiliki tradisi pencantuman nama atau tanda tangan si pengrajin atau pengusaha lain halnya dengan kain-kain batik Pekalongan seperti batik batik Belanda dan CIna yang nama perancangnya dicantumkan, misalnya batik Van Zulyen. Denagn tidak adanya pencantuman nama tersebut, pencarian secara akurat siapa pembuat atau pemilik kain batik tersebut menemui kesulitan. Maka daerah Pecinan yang menjadi tempat tinggal turun-temurun masyarakat Cina di Indramayu menjadi salah satu sumber data sejarah perkembangan batik pengaruh Cina di Indramayu.
Adapun motif-motifnya sebagaiberikut (tapi sebagian Z yaa,bisZ bnyak bgt nie,^^, tp klo berminat C tnggal kirim Comment Z d shoutmix box,Ok...)Rajeg Wesi (batik PNS Indramayu)
About Me
- Choxz Satria Nugraha
- Saya lahir di kota yang amt menyenangkan,teptnya 17 thn lalu sy lahir di kota yang penuh dengan mangga,dan bnyknya polusi akibt dr adnya jalu Pantura.tp Asik laA krena mnyengkn bsa hidup dsana.
.jpg)


0 komentar:
Posting Komentar